Digital Love

Say Sorry
ini judul bukan bagian dari lirik lagu Daft Punk
Tapi karena saya benar – benar rindu untuk menulis
menulis cinta, merajut asa
cimiiwiiiwww

We’ll make this dream come true, Why don’t you play the game?
Digital Love – Daft Punk

Saya melakukan survei kecil – kecilan sebagai wanita kepada wanita lainnya.

Ketika wanita telah berkata ‘survei kecil’  disusul dengan kalimat manis ‘temanku loh juga sama’, kemudian berlanjut dengan negosiasi suara ‘terus temanku loh bilang kayak gini, kita ini harus bergini dan begitu. nanti jadi begini dan begitu’. Untuk kalian para lelaki, percayalah telah terjadi curhatan pribadi antara surveyor dan kliennya.

Terus apa hubungannya dengan Digital Love dan Hasil Survey ?
Menurut saya pribadi, derajat percintaan itu sebagian besar terjadi di dunia digital. Terutama untuk kita yang menjalani Long Distance Relationship, dunia digital lah yang mempertemukan apa yang tidak bisa kita pertemukan dan tidak bisa kita ungkapkan secara tersurat bahasa gaholnya ‘kode nih yeeee’. Hal – hal ini kemudian melahirkan kontra – kontra kecil berujung besar dan kita sebut Cemburu Digital.

Hal sebenarnya yang ingin saya bahas sekarang adalah Cemburu Digital. Tapi karena emosi selalu mengalir dalam jiwa, biarlah emosi diawali dengan kata Cinta daripada kata Amarah.

Cemburu Digital

“Sayang, aku enggak bisa nutupin, aku cemburu”
“Sayang kamu marah sama aku, karena dia bbm aku dan panggil say ?”
“Sayang kok aku ngerasa sedih yah ngelihat poto mantan kamu berserakan di timeline”
“ini foto kamu berduaan sama temen – temen wanita kamu ?” *sambil asah pisau”
“Sayang aku benci sama kamu, kamu enggak ngertiin aku, AKU INI SIAPA?”

Kamu bukan siapa – siapa sayang. Kamu cuma orang yang aku temuin di masalalu dan sedang bersama aku di masa kini untuk menjalin kehidupan kita dimasa depan. Asiiikkkkk!!!!!

Diatas adalah contoh – contoh kecil dari Cemburu Digital, terjadi jika ada interaksi personal antara dua orang yang salah serta menimbulkan ketegangan pihak ketiga yang terikat diantara salah satunya.

Diagnosis Cemburu dalam pengertian pasif saya adalah keadaan dimana aliran darah naik, jantung berdegup kencang, perasaan menjadi cenat  cenut tidak karuan, sensitif stadium skakmat dan dibarengi susah makan, kemudian berujung pada adu mulut kecil, penentuan percaya tidak percaya walaupun hanya perkara sebesar ujung kuku kaki kelingking kiri. Jika cemburu tidak diobati akan berlanjut dengan kemakian, perkelahian besar, harta gono gini, dan kata pisah.

Hal Cemburu pada masa digitalisasi mungkin tidak sesederhana jaman bersurat kabar kepada kekasih ala kisah romantis Kapten Pierre Tendean. Jaman dimana kita dapat merasakan ancaman penuh untuk cemburu dari segala arah. Pacar kamu pergi check-in lokasi yang tidak  biasa tanpa sepengetahuan, kamu saja bisa marah. Pacar kamu punya foto sama mantan yang dulu satu sekolah bareng 5 tahun lalu dan ke-tag ulang sama temennya pacar kamu di facebook saja bisa ada kata ‘kamu dulu sedekat ini ya sama dia ?’ atau yang lebih tragis bisa ngambek dengan kata – kata ‘ciee potonya dekat – dekatan nii yeee’. Padahal, mungkin saja pacar kamu mikir aja enggak, malah nge-blank gara – gara enggak ngerti dengan sikap kamu yang malah marah ke dia sambil teriak “AKU SALAH SIAPA?”

Akhirnya, hasil survey yang saya lakukan menghasilkan hal baru dan dapat dipelajari dalam mengobati perasaan Cemburu Digital secara bermartabat :

  1. Berkomunikasi , Berkomunikasi, Berkomunikasi, dan Terbuka. Ini memang hal paling biasa, tapi berkomunikasi dengan terbukalah yang harus kita cari. Dalam hal mengobati cemburu harus ada komunikasi dua arah yang saling mendengarkan, antara pacar kamu sebagai terduga bersalah dengan kamu. Jangan melibatkan orang lain dalam komunikasi ini dan berkomunikasilah dengan bukti. Buktikan kebenaran, Bukan drama.
  2. Menalar semua cerita. Coba kita bermain nalar dengan kalimat ‘Aku benci kamu’ dalam sebuah kalimat chatting. Jika dirasakan dengan tiga essensi yang berbeda dapat diungkapkan menjadi ungkapan sayang, sedih, dan benar – benar benci. Jadi bernalarlah dengan ungkapan tersirat pasanganmu, bertanyalah secara tersurat jika kamu kebingungan dalam menyimpulkan komunikasi pasangan terhadapmu. Jika komunikasi telah berjalan lancar, Gunakanlah logika positif atas dasar kalian saling menyayangi. Jangan membutakan rasa cemburu, karena pacar kamu akan benar – benar salah dimata kamu, jika kamu hanya berpikir pada rasa pribadi kamu yang tersakiti ‘katanya’.
  3. Jika dua poin diatas telah terjadi dan hanya dianggap sebagai kesalahpahaman. Bersikaplah benar – benar saling percaya, jika pacar kamu meminta untuk percaya kepada kamu walaupun ada rasa sakit yang tidak bisa dibohongi. Karena dia sedang mencoba menghibur kamu dan memberi harapan kepada kamu semua baik – baik saja. Gwaenchanayo
  4. Saling memaafkan, ini adalah hal terakhir penutup rasa cemburu kamu. Mungkin ada beberapa diantara kita yang sering merasakan cemburu kepada mereka yang terkadang secara sengaja melakukan pendekatan terhadap pasangan kita. Ancaman siaga percaya level A terjadi pada para pasangan LDR, jika ada seseorang yang bergerilya masuk dalam hidup pasangan kamu, mulai mengaku hal – hal tentang hubungan diantara mereka yang tidak dapat diverifikasi kepada orang lain, dan secara sadar mengetahui hubungan kalian yang resmi berjalan baik  baik saja tanpa ancaman.Kamu mungkin ingin sekali menimbulkan percik – percik api perkelahian secara sengaja. Tapi ingatlah untuk memaafkan mereka, bersikaplah seanggun bunga teratai saat musim hujan, keluarkan emosi secara baik seperti ketenangan aroma tanah saat hujan mulai menapaki jalanan kesunyian. Percayalah jika kamu menginginkan orang yang kamu sayang dewasa dalam berpikir, berdewasalah kamu  berpikir dengan diri sendiri.

 saling Mendengarkan, saling menyayangi, saling percaya, dan saling memaafkan

– Dusta apa yang ingin mereka bicarakan jika kita memiliki semuanya –

Perempuan Bercerita

Gambar

Rabu , 26 desember 2013

“Aku bangun dan kemudian tersenyum. Selamat pagi”

-klik

Kedonganan , pukul : 08.30 WITA

Selamat pagi Indonesia , selamat pagi anakku . Hari yang indah ini kemudian ku mulai dari sudut parkiran pasar ikan tradisional yang menjadi saksi perjuanganku . kulihat raut – raut klasik wajah pengangkut ikan , nelayan , penjual dan pembeli semburatkan semangat akhir tahun .

Ahh , perempuan kecil itu datang lagi . Perempuan dengan tutur bahasa yang lemah lembut . Penuh intrik ketegasan dalam berbicara, menyiratkan pengalaman hidupnya yang keras dan tegar . Mengingatkan aku kepada putriku di banyuwangi dan membuatku jadi semakin rindu ingin pulang.

“Selamat pagi pak” Sapa perempuan yang menyemburatkan senyum manis itu.

“Selamat pagi ndok , wah cantik sekali kamu pagi ini . Bapak jadi teringat anak bapak di banyuwangi . Dia seumuran kamu , kuliah di ekonomi syariah . Bapak jadi ingin cepat – cepat pulang ndok”  Kata ku sambil mengambil motor tua perempuan ini dari parkiran

” Terimakasih pak, aduh bapak bisa saja mujinya ” kata perempuan itu sambil menyodorkan lembar seribuannnya kepadaku

” Iya ndok , bapak jadi semangat kerjanya kalau begini . Mudah – mudahan akhir tahun ini pasar jadi ramai , jadi bapak bisa bawa pulang uang lebih banyak” kata ku dan mengambil lembar seribuan yang dia berikan

“Iya ya pak , semoga musim baratan kali ini enggak menggangu acara bakar – bakar ikan di akhir tahun. Jadi biar ramai yang datang kesini . Saya permisi dulu , salam ya pak buat anaknya” sahut perempuan itu, tetap dengan senyumannya sembari menghidupkan motor tuanya dan kemudian pergi.

Percakapan yang singkat ini pun berakhir dan kemudian benak ini melayang. Ahh pasti putriku juga sedang menyiapkan hal – hal istimewa untuk menyambut kedatanganku . Seistimewa senyum perempuan itu.

“Aku salut kepada bapak itu . Perjuangan demi anaknya sungguh luar biasa.”

-klik

Indostore , pukul : 10.00 WITA

“Siang pak, selamat datang di indostore”

“Siang bu, selamat datang di indostore”

“brrrrrrmmmm brrrmmmmm” suara raung khas motor tua yang berhenti itu sontak menyentakku dari lamunan. “Perempuan itu” gumamku , kemudian segera ku berlari kecil menuju pintu.

” Selamat datang ” sapa ku sambil membukakan pintu indostore untuk mempersilahkannya masuk.

“Aduh mas , biasa saja sih . Enggak usah pakai dibukain pintu segala toh” Kata perempuan itu , sambil tersenyum  dan menggelengkan kepalanya.

“Enggak apa – apa mbak . Saya senang kok , ikhlas sumpah loh bisa bukain pintu ini buat mbak” kilah ku dan terlihat ucapan yang keluar ini tidak terkendali.

” Terimakasih ya mas ” kata perempuan itu dan kemudian masuk ke dalam indostore

“Dia tersenyum” kata hati ini kemudian menggelitik mata untuk terus melihat setiap bagian ekspresi yang perempuan ini keluarkan . Gerak gerik wajahnya yang menerjemahkan semangat , walaupun kulihat peluh mengalir dari sudut pipi kirinya . Sungguh manis

“Selamat pagi , Pakai Kreseknya mbak ?” kudengar suara kasir kepada perempuan itu .

” ahaha , enggak usah mbak . Masukin ke dalam tas saja ding” Jawab perempuan itu sembari memasukkan barang belanjaannya kedalam tas .

Mungkin hal kecil seperti itu akan terlihat aneh oleh para pembeli lainnya . Tapi , tidak menurutku . Yah , itu adalah bagian dari prinsip perempuan itu dan sudah seharusnya kita juga melakukan gerakan berbeda seperti itu untuk menjaga bumi tetap lestari dan aku juga tidak ingin menunjukkan hal yang serba sok tau soal hemat energi . Mulai dari diri sendiri , bukan karena trend . Itu lebih baik .

“Terimakasih mbak atas kedatangannya . Jangan lupa sering mampir kemari ya ” Sapaku kembali sambil membukakan pintu kepada perempuan ini.

” Terimakasih juga atas pelayanan yang baik ini mas  ” Jawab perempuan itu sambil kembali tersenyum.

Kemudian , suara raung khas motor itu pelan – pelan menjauh . Tapi , sepertinya senyumnya masih ditinggalkan di tempat kerjaku ini . Sepertinya , aku jadi terlihat aneh untuk tersenyum senyum sendiri sekarang .

“Mas itu baik sekali , tapi sungguh hal seperti itu terlalu istimewa bagiku. Walaupun hanya sekedar membukakan pintu”

-Klik-

Lanjutkan membaca “Perempuan Bercerita”