Digital Love

Say Sorry
ini judul bukan bagian dari lirik lagu Daft Punk
Tapi karena saya benar – benar rindu untuk menulis
menulis cinta, merajut asa
cimiiwiiiwww

We’ll make this dream come true, Why don’t you play the game?
Digital Love – Daft Punk

Saya melakukan survei kecil – kecilan sebagai wanita kepada wanita lainnya.

Ketika wanita telah berkata ‘survei kecil’  disusul dengan kalimat manis ‘temanku loh juga sama’, kemudian berlanjut dengan negosiasi suara ‘terus temanku loh bilang kayak gini, kita ini harus bergini dan begitu. nanti jadi begini dan begitu’. Untuk kalian para lelaki, percayalah telah terjadi curhatan pribadi antara surveyor dan kliennya.

Terus apa hubungannya dengan Digital Love dan Hasil Survey ?
Menurut saya pribadi, derajat percintaan itu sebagian besar terjadi di dunia digital. Terutama untuk kita yang menjalani Long Distance Relationship, dunia digital lah yang mempertemukan apa yang tidak bisa kita pertemukan dan tidak bisa kita ungkapkan secara tersurat bahasa gaholnya ‘kode nih yeeee’. Hal – hal ini kemudian melahirkan kontra – kontra kecil berujung besar dan kita sebut Cemburu Digital.

Hal sebenarnya yang ingin saya bahas sekarang adalah Cemburu Digital. Tapi karena emosi selalu mengalir dalam jiwa, biarlah emosi diawali dengan kata Cinta daripada kata Amarah.

Cemburu Digital

“Sayang, aku enggak bisa nutupin, aku cemburu”
“Sayang kamu marah sama aku, karena dia bbm aku dan panggil say ?”
“Sayang kok aku ngerasa sedih yah ngelihat poto mantan kamu berserakan di timeline”
“ini foto kamu berduaan sama temen – temen wanita kamu ?” *sambil asah pisau”
“Sayang aku benci sama kamu, kamu enggak ngertiin aku, AKU INI SIAPA?”

Kamu bukan siapa – siapa sayang. Kamu cuma orang yang aku temuin di masalalu dan sedang bersama aku di masa kini untuk menjalin kehidupan kita dimasa depan. Asiiikkkkk!!!!!

Diatas adalah contoh – contoh kecil dari Cemburu Digital, terjadi jika ada interaksi personal antara dua orang yang salah serta menimbulkan ketegangan pihak ketiga yang terikat diantara salah satunya.

Diagnosis Cemburu dalam pengertian pasif saya adalah keadaan dimana aliran darah naik, jantung berdegup kencang, perasaan menjadi cenat  cenut tidak karuan, sensitif stadium skakmat dan dibarengi susah makan, kemudian berujung pada adu mulut kecil, penentuan percaya tidak percaya walaupun hanya perkara sebesar ujung kuku kaki kelingking kiri. Jika cemburu tidak diobati akan berlanjut dengan kemakian, perkelahian besar, harta gono gini, dan kata pisah.

Hal Cemburu pada masa digitalisasi mungkin tidak sesederhana jaman bersurat kabar kepada kekasih ala kisah romantis Kapten Pierre Tendean. Jaman dimana kita dapat merasakan ancaman penuh untuk cemburu dari segala arah. Pacar kamu pergi check-in lokasi yang tidak  biasa tanpa sepengetahuan, kamu saja bisa marah. Pacar kamu punya foto sama mantan yang dulu satu sekolah bareng 5 tahun lalu dan ke-tag ulang sama temennya pacar kamu di facebook saja bisa ada kata ‘kamu dulu sedekat ini ya sama dia ?’ atau yang lebih tragis bisa ngambek dengan kata – kata ‘ciee potonya dekat – dekatan nii yeee’. Padahal, mungkin saja pacar kamu mikir aja enggak, malah nge-blank gara – gara enggak ngerti dengan sikap kamu yang malah marah ke dia sambil teriak “AKU SALAH SIAPA?”

Akhirnya, hasil survey yang saya lakukan menghasilkan hal baru dan dapat dipelajari dalam mengobati perasaan Cemburu Digital secara bermartabat :

  1. Berkomunikasi , Berkomunikasi, Berkomunikasi, dan Terbuka. Ini memang hal paling biasa, tapi berkomunikasi dengan terbukalah yang harus kita cari. Dalam hal mengobati cemburu harus ada komunikasi dua arah yang saling mendengarkan, antara pacar kamu sebagai terduga bersalah dengan kamu. Jangan melibatkan orang lain dalam komunikasi ini dan berkomunikasilah dengan bukti. Buktikan kebenaran, Bukan drama.
  2. Menalar semua cerita. Coba kita bermain nalar dengan kalimat ‘Aku benci kamu’ dalam sebuah kalimat chatting. Jika dirasakan dengan tiga essensi yang berbeda dapat diungkapkan menjadi ungkapan sayang, sedih, dan benar – benar benci. Jadi bernalarlah dengan ungkapan tersirat pasanganmu, bertanyalah secara tersurat jika kamu kebingungan dalam menyimpulkan komunikasi pasangan terhadapmu. Jika komunikasi telah berjalan lancar, Gunakanlah logika positif atas dasar kalian saling menyayangi. Jangan membutakan rasa cemburu, karena pacar kamu akan benar – benar salah dimata kamu, jika kamu hanya berpikir pada rasa pribadi kamu yang tersakiti ‘katanya’.
  3. Jika dua poin diatas telah terjadi dan hanya dianggap sebagai kesalahpahaman. Bersikaplah benar – benar saling percaya, jika pacar kamu meminta untuk percaya kepada kamu walaupun ada rasa sakit yang tidak bisa dibohongi. Karena dia sedang mencoba menghibur kamu dan memberi harapan kepada kamu semua baik – baik saja. Gwaenchanayo
  4. Saling memaafkan, ini adalah hal terakhir penutup rasa cemburu kamu. Mungkin ada beberapa diantara kita yang sering merasakan cemburu kepada mereka yang terkadang secara sengaja melakukan pendekatan terhadap pasangan kita. Ancaman siaga percaya level A terjadi pada para pasangan LDR, jika ada seseorang yang bergerilya masuk dalam hidup pasangan kamu, mulai mengaku hal – hal tentang hubungan diantara mereka yang tidak dapat diverifikasi kepada orang lain, dan secara sadar mengetahui hubungan kalian yang resmi berjalan baik  baik saja tanpa ancaman.Kamu mungkin ingin sekali menimbulkan percik – percik api perkelahian secara sengaja. Tapi ingatlah untuk memaafkan mereka, bersikaplah seanggun bunga teratai saat musim hujan, keluarkan emosi secara baik seperti ketenangan aroma tanah saat hujan mulai menapaki jalanan kesunyian. Percayalah jika kamu menginginkan orang yang kamu sayang dewasa dalam berpikir, berdewasalah kamu  berpikir dengan diri sendiri.

 saling Mendengarkan, saling menyayangi, saling percaya, dan saling memaafkan

– Dusta apa yang ingin mereka bicarakan jika kita memiliki semuanya –

Keywords Edisi Long Distance Relationship

Keywords = Kata Kunci. Karena setiap hal memiliki kunci, maka selalu ada pintu yang harus dibuka. Ketika kunci telah dipilih, maka pintu adalah jawaban -jawaban yang kita miliki. Terkadang banyak sekali kunci – kunci aneh yang dapat kita miliki, dapat berisi keputusasaan, harapan, kebahagian, kebingungan yang tergabung dalam setiap pertanyaan. Jadi buat kalian yang merasa lagi – lagi terjebak dalam tulisan yang dapat berubah menjadi pernyataan ARE YOU FUCKING KIDDING ME?, serius tulisan idiot ini bukan untuk kalian.

Saya pernah membuat tulisan diakhir penghujung tahun 2013 berjudul 20-13 cara happy pacaran LDR  . Bayangkan berapa banyak keywords dari para LDR yang memiliki pertanyaan dan mereferensikan pintu jawabannya dalam tulisan saya. Beberapa keywords sangat lucu dan aneh, tapi itu membuat kita semua belajar bahwa semua orang pernah memiliki harapan. Harapan dari sebuah dimensi jarak yang terjadi diantara kita, kamu dan aku. Dari pengalaman LDR-an saya, kemudian saya menjawab. Apa saja yang saya sudah pelajari, Apa saja yang semakin meningkat, dan Apa yang membuat kita menjadi pasangan yang stranger. 

Semua ini berawal dari kata kunci : Semua Tentang LDR


Maksud dijuluki pasangan telenovela, cara percaya sama pacar ldr, ldr buat bilang komitmen


LDR itu bukan berarti kita menjadi pasangan dengan edisi telenovela, terlalu dramatis. LDR itu adalah hubungan yang penuh komitmen dan tanggungjawab rasa. Jadi jangan pernah membayangkan diri menjadi roberto dan maria dalam suatu scene adegan tangis – tangisan di sambungan telepon. Pasangan harus berkomunikasi dengan baik, baik dari hati dan pikiran.

LDR itu ajang lucu lucuan dengan pasangan, tapi komitmen itu tetap enggak bisa dibuat bercanda apalagi dijadiin telenovela bersambung dengan banyak hujan buatan atau pesta kembang api disekitarnya..

Cowok : Aku mau pindah sayang, orangtuaku pindah tugas ke timika
Cewek  : Kapan sayang ?
Cowok : 2 hari lagi
Cewek : jatuhin handphone, ambil handphone yang jatuh, buat status, tegang, mau nangis, nundukin kepala sambil ngomong “KENAPA KAMU BARU BILANG SEKARANG, KAMU UDAH ENGGAK SAYANG SAMA AKU LAGI, KAMU MAU PERGI NINGGALIN AKU, KAMU ENGGAK PERNAH MIKIRIN AKU SEKALIPUN”

Oke fix
kalian harus ngomong dan memikirkan banyak hal serius

Pertama, kalian harus mendengar namanya ALASAN.
Mungkin kamu terlalu sibuk untuk dia hubungi atau mungkin dia terlalu sibuk untuk ngurusin kepindahannya yang ‘memberatkan hati’. Bisa juga orangtuanya baru kasih keputusan pindah secara mendadak, karena tidak mau anaknya larut dalam kesedihan karena harus pindah ketempat lain. Namanya PINDAH itu bukan suatu hal yang ringan, karena pasti ada beban – beban yang akan dibawa yaitu KEHILANGAN. Jadi dengar alasannya adalah hal yang utama.

Kedua, Kalian harus secepat mungkin membuat komitmen di waktu – waktu terakhir kebersamaan kalian.

Kalian harus jujur soal rasa. Bukan berati ketika dia pindah, dia enggak sayang sama kamu. Namanya rasa sayang itu enggak ada sambungan interlokal dan internasionalnya. Kamu secara normal saja bisa jadi fans dan jatuh cinta dengan ala ala pegang lightstick di konser yang bernapas saja kamu sungguh merasa sedih karena begitu sulitnya. Kenyataan pahitnya adalah dia benar benar MENINGGALKAN KAMU, dia enggak bisa hadir ketika kamu merayakan wisuda kamu yang tinggal sebulan lagi dan kamu enggak bisa hadir di perkawinan kakaknya yang sudah jadi kakak bagi kamu juga. Hal yang dipelajari adalah : Wisuda dan pernikahan harus tetap berjalan, karena kamu tidak bisa seenak jidat membatalkan wisuda 500 orang dikampus dan menggagalkan pernikahan kakaknya. Be Realistis !

Hal termanis yang jadi kenyataannya adalah dia tetap mikirin kamu. Kalo kalian terlalu emosi, coba pikirkan gimana rasanya nelan batu. Begitulah rasanya pasangan ketika mau bilang pindah ke kalian. Ketika kamu sudah terlanjur ikhlas dan terbuka tentang kenyataan pacaran jarak jauh yang harus dihadapi. Hal terakhir adalah membuat KOMITMEN.

Komitmen itu tidak terdiri dari seratus janji yang harus ditepati
Seperti janji pernikahan, komitmen itu suci
Komitmen lahir dari pikiran dan hati yang tidak memaksa
Komitmen diikat oleh kepercayaan
Aku Sayang Kamu

Lanjutkan membaca “Keywords Edisi Long Distance Relationship”

Fenomena 14 Februari

Fenomena 14 Februari

Tetangga di depan kamar kos saya pernah bertanya.
mbak burju, mbak kuliah kimia belajar apaan sih ?’.
Jawab saya ‘mengamati peristiwa mbak. Bagaimana suatu hal itu bisa terjadi dan berakhir’.

Fenomena 14 Februari
Fenomena 14 Februari

Fenomena pro-kontra sudah sangat lumrah di Indonesia. Contoh sederhananya, seperti saya yang lagi duduk diam menikmati hidup dengan suara nyanyian burung sambil nyedot wifii di bale bengong salah satu kampus Universitas Udayana, bakal menjadi kontra bagi mahasiswa ‘asli sini‘. Apalagi kalo saya nyedotnya enggak pake aturan, download film sebanyak – banyaknya dan membuat koneksi jadi lemot. Mungkin mereka akan mematikan listrik dan otomatis download-an saya terhenti atau berdehem dengan keras ‘Make wifii enggak ada aturan, jadi lemot sekali‘.  Sedangkan saya bisa saja kontra dan merasa sangat – sangat terganggu terhadap anak – anak SMA yang lagi ribut main get rich disaat saya lagi menikmati hidup. dengan alasan, karena mereka bukan mahasiswa Universitas Udayana. Kemudian saya akan membalasnya dengan memutar lagu KEBYAR – KEBYAR disambut lagu Indonesia Raya dan ditutup dengan Mengheningkan Cipta pada volume paling maksimal. Itulah hal yang terjadi ketika semua hal menjadi kontra, PEMBALASAN.

Ketika semua hal menjadi Pro, mungkin mahasiswa itu akan berkata “Kamu lagi download film ya ?. Film Apa ? Aku boleh minta enggak ? Aku juga lagi download film ini, tapi kalo kamu udah download biar aku stop-in”. Atau ketika anak – anak SMA yang bermain let’s get rich itu berisik, mungkin kita bisa mencoba duel dengan mereka. Bermain bersama, kirim -kiriman clover jika seandainya kirim – kiriman kasih sayang terlalu sulit. Bisa jadi dengan tambahan clover, berlanjutnya menjadi tambahan pertemanan buat kamu dan mereka. Tapi sekali lagi, ada batas – batas yang terlalu sulit untuk dijalani. Ketika semuanya menjadi Pro, mungkin menikmati dunia tidak sebahagia memutar lagu gombloh dengan semangat indonesia pada volume maksimal. Atau ketika semua menjadi kontra, mungkin saya tidak aman lagi duduk di bale bengong, mungkin tempat ini akan menjadi bale keributan dengan dilemparnya saya dengan botol satu persatu.

Lanjutkan membaca “Fenomena 14 Februari”

The Power Of Bungut : Tusuk Diri

source : www.dunia-ibu.org
source : http://www.dunia-ibu.org

Merry Christmas !! semoga ‘damai’ masih menyelimuti kita semua pribadi lepas pribadi. amin

The Power Of Bungut (dalam bahasa Bali sehari hari bungut adalah mulut).

Natal adalah sukacita bagi kita yang merayakannya. Seperti waktu malam natal digererja HKBP, saya mengalami sebuah hikmat untuk mengerti yang luar biasa . Terkadang Tuhan tidak memberi pengertian dari apa yang terjadi dalam diri kita, bisa saja berupa penglihatan dari cerminan diri kita terhadap orang lain.

Saya terlambat ke gereja (hal pertama yang saya sesali). Karena begitu antusiasnya umat yang ingin merasakan kasihNya turun di Bali, jalan – jalan macet total oleh kendaraan pribadi. Untungnya Iblis tidak mengurungkan niat saya. Kemudian, hal pertama yang saya syukuri adalah bertemu dengan dosen yang pada saat itu sedang menjadi petugas gereja, salaman dan tersenyum. Apa yang istimewa dari hanya sebuah salaman ? pernah terbersit niat di hati saya, ya Tuhan jika diberi kesempatan aku ingin bertemu dosen itu bukan sebagai seorang murid yang kikuk kepada gurunya. Tapi sebagai pribadi yang percaya. Tuhan telah mengabulkan perkara kecil ini.

Bayangkan di hari Natal, sebulan atau dua bulan sebelumnya telah terjadi peningkatan jemaat gereja. Jika ingin mendapatkan tempat duduk, harus datang lebih awal. Kemudian saya bertanya .

Saya   : Inang (Ibu dalam bahasa batak), disebelah kosong ?
Inang : Ada orangnya
Saya   : ohh iya enggak apa apa inang (sambil celingak celinguk mencari tempat duduk kosong)
Inang : Tapi duduk sajalah kamu disini
Saya   : Terimakasih inang (sambil tersenyum)

Hal kedua yang saya syukuri adalah masih diberikan Tuhan kesempatan untuk beribadah di dalam rumahnya

Apa hikmat yang TUHAN berikan kepada saya didalam gereja ?
Hikmat yang diberikan melalui amang pendeta (amang, bapak dalam bahasa Batak) melalui tiga penyaluran DAMAI.

Damai kepada ALLAH
Damai kepada diri sendiri
Damai kepada keluarga

Hal yang teralihkan ketika mendengar khotbah adalah ketika anak dari Inang disebelah saya datang menghampiri mamanya.
Anak laki laki : Ma, mana handphone ? abang mau minta
Mama                 : Mama enggak bawa handphonenya nak.
Anak laki laki : Mama ini, terus terus tidak bawa handphone kalau ke gereja. mama ini mau abang TUSUK DIRI yaa ?. kalo gitu abang minta handphone yang lain aja. Mana Handphone yang lain ?
Mama                 : Handphonenya mati bang, nanti ya kalo sudah dirumah
Anak laki laki  : Sudahlah, malas abang sama mama. (sambil naik ke kursi) Ma, orang itu ngomong apa sih ? abang enggak ngerti maksudnya apa (menunjuk amang pendeta)
Mama                  : (hanya diam)

Mungkin mama anak ini tidak merasa sakit, karena sang mama sudah biasa menghadapi sang anak yang belum mengerti apa – apa ini. Tapi saya begitu terkejut dengan kata – kata TUSUK DIRI. Apakah ini cerminan anak – anak yang lahir diatas tahun 2000-an ? atau adakah pengaruh dari cerminan yang dia lihat sehari – hari ? mungkin dari sinetron atau dari kehidupan keluarganya ?

Amang Pendeta melanjutkan khotbahnya dengan kisah TUHAN YESUS yang mau hadir di tengah – tengah kemunafikan bangsa israel pada masa itu. Bagaimana cara TUHAN mau berdamai dengan manusia ? Lihatlah ketika Bunda Maria ingin melahirkan seluruh penginapan di kota Betlehem tidak ada yang mau membukakan pintunya. Kemudia Maria dan Yusuf terus berjalan hingga ke Kandang Domba dan melahirkan TUHAN YESUS serta menempatkan-NYA di dalam palungan (tempat makan ternak). Apakah TUHAN memiliki kuasa untuk memilih tempat dimana dia ingin dilahirkan ? tentu Dia memilikinya. Tetapi, Tuhan ingin hadir dengan berdamai kepada manusia sebagai seorang anak yang baru lahir sama seperti kita dulu. Apa yang manusia sekarang lakukan ?. Manusia takut berdamai dengan ALLAH, karena ketika kita ingin berdamai dengan ALLAH berarti kita mengabaikan keegoisan kita sebagai manusia yang selalu meminta,mengeluh, dan mengumpat. Padahal hal yang diinginkan TUHAN adalah BERSYUKUR, MENGERTI, dan TETAP BERDOA.

Hal kedua yang adalah BERDAMAI DENGAN DIRI SENDIRI. Berapa persenkah didalam diri kita ingin berdamai dengan diri sendiri ?. EGOIS adalah salah satu hal yang membuat kita selalu dalam pergejolakan. Sering kita tidak menerima segala hal yang tidak terjadi dalam diri. Seperti, aku bukan lahir dari keluarga yang kaya, aku tidak cantik atau ganteng, mungkin mereka semua pakai susuk. Atau TUHAN memberi kehidupan yang susah dihidupku dan untuk apa aku hidup ?.

Tuhan tidak menciptakan manusia tanpa pesan. Karena setiap manusia memiliki tujuan yang akan dia bawa, apakah kamu mau mencari tujuan mu sebagai manusia di hadapan ALLAH ?. Mungkin ketika saya meneruskan hikmat yang diberikan melalui amang pendeta dalam tulisan ini. ada jiwa – jiwa yang tertusuk dan sadar TUHAN selalu ada bagi kita.

Hal ketiga yang ingin disampaikan adalah BERDAMAI DENGAN KELUARGA ?
Kenapa bukan dengan sesama manusia terlebih dahulu ? Karena apa yang kamu lihat ketika kamu dilahirkan adalah  orangtuamu dan ketika kamu tumbuh menjadi seorang yang mengerti akan kasih yang kamu lihat adalah mereka yang kamu anggap keluarga. Ketika masalah datang kepada kalian, hal – hal sepele yang membuat hati kita sakit kepada saudara – saudara kita. Apa yang harus kita lakukan ? menyimpan Ego terhadap arti maaf itu sendiri ? sampai kapan ?. Saya menjawab : sampai Tuhan menyatakan hikmat atas pengertian ini dalam diri saya.

Amang pendeta mengilustrasikan bagaimana seorang ibu yang sering merengut kepada suaminya dan anak yang sering membentak kepada orangnya. Ibu disebelah saya kemudian tertawa lepas dan saya berpikir ‘Mungkin inilah essensinya hidup kita. Ketika hal sedih diceritakan dengan cara yang apa adanya, mungkin kita dapat tertawa. Bukan karena rasa sakit yang ditimbulkan oleh sang anak yang ingin TUSUK DIRINYA, tetapi rasa syukur karena aku masih bisa merasakan hal tersebut dalam hidup.

Saya selalu mencoba ingin berdamai dengan diri saya sendiri, karena bagi saya tidak ada hal yang terjadi tanpa kehendak TUHAN. Bagi TUHAN tidak ada yang mustahil, keajaibannya selalu terjadi dan tidak bisa dijelaskan dalam logika kebetulan atau rumus logaritma dan essensi ilmu pengetahuan apapun.

Saya ingin berdamai kepada ALLAH untuk membuat saya mengerti apa yang mama saya ucapkan. Saya selalu ingin berdamai dengan diri saya ketika mama saya menelpon dan mengomel seperti fungsi ibu pada umumnya, tidak ingin hal – hal buruk terjadi kepada anak kesayangannya. Saya ingin berdamai kepada mama, bahwa semuanya berjalan baik – baik  saja. Walaupun saya dan mama terpisah puluhan ribu kilometer, saya ingin mama mengerti saya tetap anak yang dibanggakannya.

Saya ingin berdamai kepada ALLAH untuk membuat saya tidak lupa akan keberadaan-NYA ditengah – tengah pergaulan saya. Saya ingin berdamai  dengan diri saya sendiri untuk memahami setiap ketulusan yang teman – teman saya berikan selama ini kepada saya, sehingga ketika terjadi rasa sakit hati manusia dan saya selalu diingatkan tentang kebaikan yang pernah kita jalani. Saya ingin berdamai dengan teman – teman saya, karena mereka adalah keluarga saya disini yang selalu mengingatkan saya akan kesalahan – kesalahan saya dan tidak pernah membuat saya jatuh dalam pencobaan dunia.

Dan hikmat damai yang terakhir adalah ketika saya pulang gereja, TUHAN menyertakan saya dalam jalur yang sama dengan keluarga Kakaknya mama (tempat saya berlindung sebelum ngekost). Saya bisa melakukan banyak hal, lari menuju pintu keluar yang lain atau pura – pura tidak kenal. selesai.

Tapi TUHAN tidak memberi pesan untuk itu, TUHAN memberi saya pengertian ketika saya mau berdamai menerima setiap firman-Nya digereja. Masa begitu sulit bagi kita melakukannya. Kemudian saya berdamai dengan diri saya sendiri, sebagaimanapun hal – hal sulit yang terjadi diantara keluarga kami. Mereka tetap keluargaku, secuek apapun anak tanteku terhadap keluarga ku dan menghina kesusahan mama ku. Masa sulit menunjukkan bahwa aku anak mama yang dibesarkannya menjadi pribadi yang sabar dan tetap mengasihi ?. Kemudian aku ingin berdamai dengan mereka keluarga ku, mencoba menyapa, bersalaman, dan mencium tanteku. Tidak peduli apapun tanggapan dan omongan mereka dibelakang da bagaimana tahun – tahun diam yang akan kami lalui, aku akan terus mencoba menjadi yang terbaik. Karena Tuhan selalu menyertakan kasih dalam setiap perbuatan tulus yang umatnya lakukan. Masa kita begitu sulit mengakuinya ?

dan ketika semua hal itu terjadi, bersyukurlah..
Bukan hanya terus menginginkan hal – hal baik terjadi.
Tetapi ALLAH telah menyertakan hal – hal baik tersebut untuk kita lakukan..

Balonku Ada Empat

Balonku ada lima
rupa – rupa warnanya
merah kuning kelabu
hijau muda dan biru

MELETUS BALON KELABU
DORR!!!

Balonku tinggal empat, kupegang erat – erat…

waw..
rasanya sudah sekian abad mencoba menulis dengan maksud menginsipirasi diri tanpa unsur membodohi. Apalagi di penghujung semester kuliah ini bahasa tulisannya beda tipis sama jurnal ala ala skinhead, preparasi, fermentasi, filtrasi, sanitasi, dan kemudian basa – basi.

Oke dengan tampilan wordpress agak baru dari biasanya, memberikan saya pengalaman berharga. Belajarlah terus, karna perubahan itu terjadi dalam setiap menit yang kita tinggalkan. Bahasa syahdunya, belajarlah hingga ke negeri republik rakyat tiongkok. Jangan berhenti disini dan jangan sombong, karena kata seseorang yang sayang sama saya. Ketika langit itu terasa mudah digapai, seketika itu kita mudah untuk jatuh. STOP JUMAWA!

Seperti biasa, separagraf dua paragraf yang agak membingungkan dan tidak nyambung merupakan selasar dari saya..

ciee bahasanya selasar ~ oke next

Masa Lalu ? atau Masa BODOH ?
Sepahit pahitnya hidup dari ketinggalan diskon MANGO, lebih pahit lagi ketika kita tidak menerima masa lalu.
Semanis manisnya Masa BODOH, amat teramat manis ketika kita mau menerima masa lalu dengan bersyukur.
Bersyukur ya TUHAN, ranumnya buah mangga dimusim hujan masih bisa tercium di rongga hidung ini. Walaupun yang kamu lakukan bersama Audy adalah menangis semalam.

Lanjutkan membaca “Balonku Ada Empat”

Balada Moderator Debat Capres

Ibarat The Voice dalam Blind Audition, moderator ini mampu membalikkan Kursi Blake, Usher, Shakira, dan Adam . Seperti yang terjadi pada debat capres malam ini, Hal yang menarik adalah ketika buzzer, panasbung (Pasukan Nasi Bungkus), dan para pengamat prilaku, politik, dan hukum belum melakukan gerakan cahaya menjuruskan secara positif salah satu pasangan capres dan wapresnya. Moderator telah mampu menembus survei terbaik (Most wanted) ‘tanpa tepuk tangan’.

Debat capres malam ini berlangsung sangat hikmat, dimulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan tata cara debat. Wajar sih ketika seorang moderator yang tidak biasa di depan TV merasa gugup dihadapan bakal calon Presiden RI ke 7, wajar dan dimaafkan.

Lanjutkan membaca “Balada Moderator Debat Capres”

Tubuh Saya Bukan Tong Sampah

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia  (World Environment Day) 2014 🙂

Sekilas…

Oleh UNEP (United Nations Environment Programme)  , tema yang diangkat dalam penyelenggaraan adalah terkait penetapan tahun 2014 sebagai International Year of Small Island Developing States (SIDS) sebagai dampak dari perubahan iklim.  UNEP melakukan voting pemilihan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2014 dengan tema terpilih “Raise your voice, not the sea level

Source : Tema dan Logo Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2014

logo-hari-lingkungan-hidup-2014

PERHATIAN :

Tulisan diatas merupakan salam pengantar yang tidak akan terkait dengan isi tulisan yang saya  akan jabarkan di bawah ini 🙂 jika tidak ingin membuang waktu anda dalam membaca artikel lingkungan hidup, silahkan search ‘keyword’ lain di google.  Jika ingin terus lanjut membaca kisah menarik dari saya, mohon jangan protes kehadiran tulisan ini, karena tidak menimbulkan gangguan impotensi atau kehamilan apapun. SATU LAGI, tulisan ini bukan media politik yang mendukung salah satu capres, karena-tidak-ada-hubungan-yang-bisa-dihubung-hubungkan-oleh-piyungan-manapun . Terimakasih

Lanjutkan membaca “Tubuh Saya Bukan Tong Sampah”

Terkadang

Terkadang sulit dimengerti kapan cinta itu datang atau apa makna dari kata cinta itu sendiri.

Terkadang sulit untuk memalsukan hati, memalsukan rasa bergetar di dalam diri ketika kata “iya” dan “tidak” menjadi sebuah pilihan. Ketika sebuah hubungan yang terajut menjadi resiko untuk saling memahami. Atau semakin bermakna kah cinta itu ketika persimpangan selalu berubah menjadi jurang pemisah ?

love ? like a shitt

Cinta itu bau, cinta itu bangkai, cinta itu menyakitkan . Tapi terkadang aku menyukainya, menyukai setiap hal busuk yang terjadi dalam sebuah percintaan. Menyukai aku tidak lagi berdiri sendiri , aku bersama seseorang yang tanpa sadar ikut larut dalam segala kebusukan yang terjadi. Itulah cinta, aku tidak hanya bisa mengharapkan hal – hal baik akan terus terjadi. kamu dan aku ?

Pernahkah sanubari hati kamu bergetar ketika bersama orang lain ? Hanya beberapa detik saja, saat melihat matanya kalian tidak berpikir tentang indahnya kenangan manis bersama pasangan kalian. Atau ketika kamu dan dia yang tidak saling bertemu serta terpisah jarak mengingat kembali kenangan dari berbagai ungkapan hati masa lalu yang masih terpendam. Lalu seketika kamu sadar , kalian sudah tidak sendiri lagi. Bergetarkah ? salahkah ?

Apakah itu rasa pengabaian ? ataukah itu rasa pelampiasan ? saat kata “iya” dan “tidak” kembali menjadi pemotong suatu pilihan. berdusta kah hati kita ? “aku ingin bertemu dia, tapi dia memilih untuk pergi dengan rasa yang masih di hati” dan drama ini kemudian terulang oleh ribuan atau ratusan ribu umat manusia di dunia sebagai penyesalan masa lalu. jika dan hanya jika aku… Lanjutkan membaca “Terkadang”

20 (13) Cara Happy Pacaran LDR

Hai buat para LDR Lovers atau buat yang diakhir tahunnya punya resolusi 2014 pacaran jarak jauh. Ini kali pertama saya menulis tips atau cara jitu mengatasi suatu masalah atau problema. Biasanya sih cuma essay atau cerita yang dari awal penuh ketidaksinkronan. Tapi, karena saya sudah berhasil melewati 2 tahun jungkir balik di dunia per-LDR-an, boleh dong kasih pengalaman menarik buat kamu-yang-sekarang-sedang-terjebak-membaca-tulisan-ini . Cekidot !

1. Jangan Takut Dengan LDR

Long Distance Relationship ? atau yang jika diinggriskan menjadi Pacaran Jarak Jauh atau kalo bahasa gaul yang nyeseknya itu “yeee punya bokin atau tidak keleesss” . Buat para pemula atau newbie , ketika dihadapkan kalian tidak bisa bertemu pasangan untuk beberapa waktu yang tidak bisa ditentukan atau harus terpisah diantara pulau – pulau dengan jarak ribuan mil, pacaran seperti ini tidak haram kok dan tidak perlu untuk ditakuti. Ini suatu tantangan loh ! Are you ready gals ?

2. Percaya

Bukan untuk LDR saja sih, untuk semua pasangan kepercayaan itu memang penting. Tapi, mungkin ada namanya ekstra percaya untuk pasangan kita. Percaya itu boleh kok cemburu , boleh kok ngambek – ngambekan tapi dalam batasan yang wajar. Jangan sampai sangking kita bilang percaya, tapi hobinya nulisin status teror buat pacar kita di segala social media. Untuk yang seperti ini mungkin nilai percayanya boleh di kalibrasi kembali .

3. Komitmen

Setelah kalian enggak takut dan menghadapi semuanya dengan rasa percaya, komitmen juga hal terpenting loh. Mungkin kalian bisa buat catatan kecil di gadget masing – masing pasangan kita. Yang pasti komitmen itu beda dengan ancaman, bukan berisi KAMU TIDAK BOLEH BEGINI BEGITU (padahal dalam hati pasangan mungkin dia tersiksa, mungkin dia ingin seperti nobita dan doraemon yang ingin begini dan begitu) . Pastikan komitmen kita berupa MOTIVASI ! salam suuuuperrr !

4. So(k) Simpel

Semua pacaran itu sederhana kok, mau pacaran di depan mata, satu rumah kalo sudah sah, ataupun pacaran antar negara. Buat para ladies yang biasa selalu meribetkan hal – hal seperti jarak. Coba deh untuk mulai berpikir simpel, pacar kalian mungkin enggak bisa makan malam hari ini gara – gara hal spele yang kalian ributin tadi siang. Mungkin dia enggak bisa ngomong sedih ke kamu, karena sesedih sedihnya dia pasti selalu ribet di mata kalian. Jadi, kalo pacar mau makan sama temen atau ngobrol sekedar pake ngopi, jangan diribetin dengan urusan skype, sms-an, chattingan, atau mau terror nelpon segala. Bagaimanapun beri waktu mereka untuk beraktivitas 🙂 so simpel kan Lanjutkan membaca “20 (13) Cara Happy Pacaran LDR”

Kaki dian bukan (diam)

pelita di kaki dian

Diam mendengar teriakan dan gemerisik suara…

“Pihak Asing” “Penjajah” “Teroris” “Penguasa” “Diktator” “Pengintai” “Pembunuh”
dan diam…

kecamuk pikiran atas berbagai media…

“Perang Saudara” “Kerusuhan” “Pengemboman kembali terjadi” “Carut marut kehidupan” “Wabah penyakit yang mengglobal” “Kelaparan melanda” “Kelangkaan sandang dan pangan”
dan diam..

Getaran jiwa dan emosi dalam diri…

“Bencana alam” ” Gempa kembali terjadi” ” Letusan gunung berapi” ” Banjir” “Kebakaran pemukiman padat penduduk” “illegal logging” “Gunung sampah” “Pencemaran limbah pabrik” “Kekeringan”
dan diam…

Dan kembali lagi ini diam dan tetap diam

Kaki dian kemudian meletakkan pelitanya.     Mengaksara dalam setiap langkahnya,  merasakan teriakan , kecamuk pikiran dan segala getaran jiwa dan emosi..

Lanjutkan membaca “Kaki dian bukan (diam)”