Pelayanan Publik, NOL!

Untuk beberapa saat, saya menyadari kehadiran identitas diri merupakan suatu hal yang penting. Akibat keteledoran sendiri, saya mau menebusnya sekarang, KK dan KTP 😦

Senin, 29 Juli 2013

Dinas Kependudukan Kabupaten Bintan

Untuk masalah uang saya lagi sekarat, tapi bukan berarti pelayanan publik harus ngandat untuk orang seperti saya. Teringat waktu travelling ke singapur beberapa waktu lalu, saya mulai berpikir ‘Bangsa yang maju, bukan hanya tidak boleh melupakan sejarah, tapi bagaimana bangsa itu sendiri menanamkan sikap peradaban budaya toleransi, moral, etos kerja dalam sebuah kedisiplinan’. Percuma indonesia memiliki kekayaan budaya filosofi dari sabang sampai merauke, menjunjung nilai nilai kekeluargaan, sedangkan dalam basis implementasi hampir menduduki angka NOL.

Oke, dalam hal ini saya mengaku salah dan lalai dan memang tidak disiplin dalam mengurus identitas yang saya miliki dan bukan berarti saya dikatakan ‘ILLEGAL’ saya enggak mengerti kata kata ini keluar dari pemikiran yang tidak pakai mikir oleh seorang OKNUM. Jelas saya bisa menunjukkan akte kelahiran saya, terus selama 20 tahun hidup bersekolah dan bersosialisasi dengan semua orang, kata ILLEGAL itu terletak di bagian mana.

Terus bagaimana etos kerja yang ditampilkan lantang dari kata kata disiplin yang keluar, OKNUM berseragam dan bertudung yang mengeluarkan wajah antagonis ‘ kamu mahasiswa kok enggak disiplin ‘ tapi sibuk ngutak ngatik games seperti marble blast, aduh IBU, ini jam kerja bukan jam istirahat, dimana kedisiplinan yang bisa ibu tampilkan buat contoh bagi saya. NOL

Terus, saya tanya keputusan dari dia. Jujur ini pelayanan publik bukan tempat pelayanan PHP. ‘Kamu ngomong aja sama bapaknya’ . Bapak siapa ? Bapak saya ? Bapak Ibu ? Bapak Presiden ? Bapak Kepala dinas atau kepala lainnya yang memiliki oknum seperti ibu sebagai bawahannya ?

Saya tanya lagi, ‘maaf bu, saya ketemu dengan bapak siapa ya nanti ?’, ‘adalah bapaknya nanti datang, kamu tunggu aja’ . Terus saya nunggu disini dengan UNKNOW PERSON dengan waktu juga yang tidak bisa dipastikan, terus DISIPLIN WAKTU yang ibu beri sama saya terletak dimana ? . NOL

Saya hanya menyalahkan seorang OKNUM bukan semua pegawai disini dengan segala ketidaktegasan yang dia miliki. Masuk ke kantor ini saya melihat sebuah peringatan untuk berpakaian rapi dan sopan ( saya turuti ) dan terpampang nyata poster untuk membantu petugas melakukan pemuktahiran data kependudukan agar seluruh rakyat indonesia di semua penjuru nusantara tidak mengalami masalah kependudukan dan memiliki data ganda.

Terus ? Mau dibawa kemana kasus saya ini ?

NOL !